• 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 1

Pengumumanindeks

  • 1
  • 2
  • 3

Peraturanindeks

  • 1
  • 2
  • 3

Berita Terbaruindeks

  • Kunjungan Kerja Pusdiklat Kemenlu

    [Jakarta] Senin, 22 Desember 2014. Sekretaris BPPK didampingi oleh Kabag OTL dan Kabag Kepegawaian menerima kunjungan dari Pusdiklat Kemenlu, Jumat, 19 Desember 2014. Jajaran Pusdiklat Kemenlu dipimpin langsung oleh Kepala Pusdiklat Kemenlu, Duta Besar Soehardjono Sastromiharjo. Bertempat di Gedung F lt. 1 BPPK, kunjungan kerja ini bertujuan untuk menjalin benchmarking terkait sistem pengelolaan diklat di lingkungan BPPK. Baca Selengkapnya
  • Pekan Kreativitas Mahasiswa Program Diploma I Keuangan STAN di BDK Malang: Kreativitas dan Kebersamaan

    [Malang] Senin, 22 Desember 2014. Menyandang status sebagai kampus kedinasan, bukan lantas menjadikan kampus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) di Balai Diklat Keuangan (BDK) Malang jauh dari seni dan kreativitas khas kemahasiswaan. Justru hal-hal tersebut banyak terlahir di kampus yang menjadi pemasok sumber daya manusia unggul di lingkungan Kementerian Keuangan ini. Baca Selengkapnya
  • CAPACITY BUILDING BALAI DIKLATPIM DI YOGYAKARTA

    BalaiDiklatKepemimpinantelahmelaksanakan Capacity Building yang ke-2 di Tahun 2014 ini.Dilaksanakanpadatanggal 14-16 Desember 2014 di BalaiDiklatKeuangan Yogyakarta. Baca Selengkapnya
  • FGD EVALUASI PASCADIKLAT DAN DISTRIBUSI PROGRAM DIKLAT

    Hari ini, Rabu, tanggal 17 Desember 2014, bertempat di Ruang Rapat Balai Diklat Keuangan Cimahi, Pusdiklat Pajak dan Balai Diklat Keuangan Cimahi mengadakan Forum Grup Discussion (FGD) Evaluasi Pascadiklat Dan Distribusi Program Diklat untuk diklat-diklat yang berasal dari Pusdiklat Pajak yang diselenggarakan di Balai Diklat Keuangan Cimahi untuk Tahun Anggaran 2015. Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2
  • 3

Portal

DTSD TINGKAT II DJA

Diklat ini bertujuan untuk memberi pengetahuan dan keterampilan dasar tentang semua tugas pokok Direktorat Jenderal Anggaran dalam garis-garis besarnya.

 

PROFIL/KOMPETENSI

Aparatur yang mampu melaksanakan sebagian tugas pokok Direktorat Jenderal Anggaran sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

TUJUAN KURIKULER UMUM (TKU)

Setelah mengikuti diklat ini peserta mampu melaksanakan sebagian tugas pokok Direktorat Jenderal Anggaran sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


TUJUAN KURIKULER KHUSUS (TKK)

Setelah mengikuti diklat ini, peserta mampu:
  • Memahami pengertian dasar keuangan negara beserta ruang lingkupnya serta berbagai kebijakan fiskal dan moneter
  • Memahami prosedur dan tata cara penyusunan APBN beserta pos-posnya
  • Memahami sumber-sumber pembiayaan guna membiayai kemungkinan defisit APBN serta memilih sumber-sumber yang benar
  • Memahami tata cara penetapan anggaran belanja pemerintah pusat dan daerah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku
  • Memahami TUPOKSI Direktorat Jenderal Anggaran
  • Memahami Sistem Informasi Anggaran yang berlaku
  • Memahami SAKIP sehingga dapat membantu menyusun LAKIP bagi satuan kerjanya.
  • Memahami pengertian dasar tentang Sistem Akuntansi Pemerintah

 

KURIKULUM

MATA PELAJARAN POKOK

  • Penelaahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (dari RKAKL s.d. DIPA)
  • Pelaksanaan Anggaran
  • Pengelolaan Barang Milik Negara
  • Pengelolaan Kas
  • Pengelolaan PHLN dan PPHLN

MATA PELAJARAN PENUNJANG

  • TUPOKSI DJPBN
  • Sistem Informasi Perbendaharaan Negara
  • SAKIP
  • Penyelesaian Kerugian Negara
  • Sistem Akuntansi Pemerintah (Pelaporan)
  • Pengelolaan Surat Utang Negara

CERAMAH

  • Keuangan Negara dan Perbendaharaan
  • Budaya Kerja
  • Visi dan Misi DJPBN

UJIAN

  • Semua Mata Pelajaran Pokok dan Penunjang diujikan
  • Lama Ujian minimal 60 menit dan maksimal 180 menit


LAMA PENYELENGGARAAN
112 jamlat @ 45 menit (16 hari termasuk ujian)


PERSYARATAN PESERTA

  • PNS
  • Minimal Golongan III a
  • Minimal Strata I

AKOMODASI

Diasramakan

Diklat Terkini

Artikelindeks

  • DISHARMONISASI YANG TETAP DIPEDOMANI

    Abstrak Menurut Undang-undang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa, atas utang pajak yang belum dilunasi ditagih dengan Surat Paksa walaupun Wajib Pajak sedang mengajukan upaya keberatan maupun banding. Namun dalam UU KUP yang baru pasal mengenai keberatan dan banding telah diubah dengan cukup signifikan yang intinya Wajib Pajak tidak akan ditagih apabila telah melunasi utang pajak paling sedikit sejumlah yang telah disetujui saja jika Wajib Pajak mengajukan upaya keberatan atau banding. Hal ini tentu memungkinkan atas satu Wajib Pajak dapat dikenakan dua ketentuan yang sangat berbeda. Tulisan ini juga sekaligus menanggapi artikel sdri Susi Sulvina “Disharmonisasi UU Penagihan Pajak dan UU KUP dalam rangka penerimaan pajak” Baca Selengkapnya
  • SHORT PAPER: LESSON LEARNED FROM KOREA’S DEVELOPMENT: COORDINATION, FOCUS, MOTIVATION, AND CAPACITY BUILDING (TOHIRIN - FETA - INDONESIA)

    Tohirin Widyaiswara Madya Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan Abstract: There are four secrets of Korea’s success in economic take off: Motivation, Focus, Coordination and Capacity Building. Indonesia can put South Korea as a benchmark on how to successfully elevate economic of the country since their experience is a good example. Talking about Motivation in Indonesia, since 2004, the Government of Republic of Indonesia began implementing the Administrative Reforms initiated by the Ministry of Finance. Indonesia is not applying focusedstrategies yet as applied by Korea. Industry in Indonesia still dueling in producing comparative advantages, industries aim to be at par compareto other countries. Coordination for industries and infrastructure is one of weak point in Indonesia. Government spent 30 trillion on housing and public facilities function for the year 2013. Capacity Building. Same as the condition in Korea, Indonesia also made a capacity building for individual, company and government. However, the results are different Indonesia has been led by 6 President, namely: Sukarno, Suharto, Habibie, Abdurraham Wahid, Megawati and Susilo Bambang Yudhoyono. The seventh Indonesian President is Jokowi (period 2014 until 2019). Leadership succession is very important for the economic development of Indonesia. The important matter to get the attention of the new president who will be inaugurated on October 20, 2014 is a bureaucratic reform. Indonesian bureaucracy has a position and a very strategic role, especially for the process of community empowerment. Bureaucratic reforms initiated by the ministry of finance needs to be followed and imitated by all ministries. The new government needs to continue its policy of bureaucratic reform. One of the things that are expected of the people is improved quality of care bureaucracy. People was waiting for a bureaucracy oriented service to customers, with clear procedures, a definite time limit, as well as the cost of the process is transparent. Keyword: coordination, focus, motivation, capacity building, reforms Baca Selengkapnya
  • Mengembangkan Pelatihan Berbasis Kompetensi Untuk Pegawai

    ISSN : 2088-2491 Oleh: Purjono (Widyaiswara Madya di Pusdiklat Bea dan Cukai) Abstrak Pelatihan berbasis kompetensi merupakan suatu pendekatan pelatihan yang lebih spesifik dan terukur. Sistem pelatihan ini mengajarkan tidak hanya tentang materi-materi pelatihan yang terkait dengan meningkatkan kinerja dalam suatu pekerjaan atau jabatan, akan tetapi juga bagaimana mengidentifikasi tingkat kompetensi yang dibutuhkan untuk mengisi level jabatan tesebut. Pelatihan berbasis kompetensi lebih memberikan banyak praktik dari pada teori, sehingga para peserta diklat akan menjadi terampil dan mahir menguasai bidang yang dipilihnya. Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise