|
Jakarta, 16 Mei 2013 Oleh: Iin Indrawati Apa yang terpikir di dalam benak Anda, saat suatu sore di salah satu ruas jalan tol di Ibu kota, Anda menyaksikan lima orang ibu mendorong sebuah mobil plat merah? Aduh kasihan, kemana para prianya ya? mereka dari unit organisasi mana? kementerian apa? Kenapa mobilnya mogok? Kalau Anda seorang yang memahami pengelolaan Barang Milik Negara, maka yang mungkin terlintas di dalam pikiran Anda adalah: pemeliharaan mobilnya kurang bagus, pemakaiannya sering tidak sesuai dengan kapasitas mobil (daya muat, cara mengemudikannya). Pertanyaan berikutnya yang muncul adalah apakah tidak ada mobil yang lain? mobilnya sudah berapa tahun? apakah sudah saatnya untuk diganti? Untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut, kita harus menengok Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2006 Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/ Barang Milik Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 2008 Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/ Barang Milik Daerah. Berkaitan dengan cerita awal tulisan di atas, maka tahapan proses pengelolaan yang relevan untuk dibahas adalah, pemeliharaan dan Barang Milik Negara. Lanjutkan baca... |
|
|
Jakarta, 16 Mei 2013 Oleh: Iin Indrawati Apakah Anda pernah mengalami suatu kondisi dimana Anda mencapai suatu keberhasilan yang Anda perjuangkan, tetapi teman-teman Anda membicarakan berbagai hal negatif tentang Anda? Bagaimana reaksi Anda? Apakah Anda hanya akan mengatakan: ‘mereka hanya iri, iri tanda tak mampu!’. Mungkin ada benarnya apa yang Anda katakan karena apapun yang kita kerjakan, akan selalu ada yang tidak suka dengan kita. Namun demikian, ada baiknya kalau Anda juga menengok apa saja yang telah Anda lakukan untuk pencapaian Anda tersebut. Barangkali ada yang salah. Salah satu kemungkinannya adalah, cara Anda meraih keberhasilan itu yang membuat Anda menjadi bahan pembicaraan. Mungkin Anda lebih mementingkan kompetisi dibandingkankan dengan kolaborasi. Salah satu budaya yang selama ini berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi, baik di dalam kehidupan orang-per-orang maupun di dalam organisasi, adalah budaya kompetisi. Lanjutkan baca... |
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 1 dari 13 |