Wednesday, April 23, 2014
   
Text Size

Pencarian

Berita Pelaksanaan Diklat

Pegawai Pajak Seharusnya Menjadi Teladan pada Masyarakat

"Orang bijak taat pajak". Slogan ini sering kita dengar di media massa. Namun saat ini masih saja ada warga negara Indonesia yang tidak membayar pajak sesuai aturan, bisa karena lalai membayar sehingga terlambat dan dikenai denda ataupun memang sengaja tidak mau membayar karena merasa birokrasinya berbelit-belit. Bahkan ada juga sebagian masyarakat yang sampai saat ini belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sehingga mereka tidak membayar pajak sama sekali. Seharusnya masyarakat sadar untuk membayar pajak sesuai dengan aturan yang ada, yaitu harus sesuai dengan besarnya pajak dan tepat waktu. Namun sayangnya kesadaran itu masih sangat rendah. Hal ini perlu diperhatikan lebih lanjut oleh pegawai pajak karena dapat menghambat masuknya pendapatan negara yang juga menghambat pembangunan fasilitas umum.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, diperlukan adanya sosialisasi. Melalui sosialisasi ini dapat dijelaskan tentang apa itu pajak dan fungsinya. Apabila masyarakat umum telah mengetahui tujuan dari pajak yang sebenarnya, yaitu balas jasa tidak langsung berupa pembangunan fasilitas umum, mereka akan sadar dan melaksanakan kewajibannya dalam membayar pajak. Sosialisasi ini seharusnya dilakukan oleh orang-orang yang telah mengetahui dunia perpajakan secara mendalam, salah satunya adalah pegawai pajak sendiri. Mereka lebih bisa mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pajak karena tiap harinya berkutat dengan bidang tersebut.

Pegawai pajak juga harus memberikan teladan yang baik kepada masyarakat. Jangan sampai seorang pegawai pajak yang tiap hari berkutat dengan masalah pajak malah tidak memiliki NPWP dan tidak membayar pajak. Teladan tersebut tidak hanya sebatas memiliki NPWP, tetapi juga membayar pajak tepat pada waktunya. Selain bekerja dan mensosialisasikan pajak, pegawai pajak yang baik juga harus membayar pajak sesuai aturan sebagaimana warga negara Indonesia yang baik.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa tugas pegawai pajak adalah tugas yang mulia karena mengejar pendapatan negara yang nantinya akan digunakan untuk kemakmuran rakyat. Maka dari itu, pelaku dari pegawai pajak juga harus mulia. Bekerja dengan penuh tanggung jawab untuk memulihkan nama baik Direktorat Jendral Pajak dimata masyarakat Indonesia, memberikan sosialisasi pajak pada masyarakat, dan menjadi teladan sebagai wajib pajak yang membayar pajak sesuai aturan merupakan hal-hal yang perlu dilakukan oleh seorang pegawai pajak. Apabila kinerja pegawai sudah baik dan bebas dari segala macam bentuk korupsi, niscaya DJP akan menjadi lembaga pemerintahan yang baik dan masyarakat kembali menaruh kepercayaannya pada pemerintah sehingga mereka menjadi lebih taat untuk membayar pajak.

Hal ini disampaikan oleh Bapak Imam Arifin, Kepala Pusdiklat Pajak, pada hari Senin, 10 Maret 2014 pada acara Pembukaan Diklat Manajemen Pemeriksaan Angkatan I , DTSS Manajemen Penagihan Angkatan I dan DTSS Penyegaran Juru Sita I di Gedung N Pusdiklat Pajak.

http://www.bppk.depkeu.go.id/webpajak/images/2014/pembukaan/pembukaanmanajemenpemeriksaanc.jpg

http://www.bppk.depkeu.go.id/webpajak/images/2014/pembukaan/pembukaanmanajemenpemeriksaan.jpg

http://www.bppk.depkeu.go.id/webpajak/images/2014/pembukaan/pembukaanmanajemenpemeriksaanb.jpg

http://www.bppk.depkeu.go.id/webpajak/images/2014/pembukaan/pembukaanmanajemenpemeriksaand.jpg

 

   

Page 2 of 170

Kegiatan Terkini

No events

Link Situs