Sunday, April 20, 2014
   
Text Size

Pencarian

Kebijakan Terkini Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian

Sebagaimana diketahui bahwa PBB yang dikelola oleh pemerintah pusat sebelumnya terbagi atas 5 (lima) sektor yaitu Sektor Perdesaan, Perkotaan, Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan. Namun dari ke 5 sektor tersebut, berdasarkan UU PDRD, yang dilimpahkan pengelolaannya kepada pemerintah daerah hanya PBB sektor Perdesaan dan Perkotaan saja (disingkat PBB P2) dan BPHTB. Sehingga saat ini Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian harus lebih berkonsentrasi pada tiga sektor yang lebih menjanjikan.

Sektor Perkebunan

Pendekatan Biaya dalam Penilaian PBB Perkebunan :

1. Penilaian atas bumi/tanah untuk areal produktif, areal belum produktif, areal emplasemen dan areal lainnya dilakukan dengan teknik perbandingan data pasar tanah "seolah-olah" kosong,

2. Penilaian atas tanaman dengan teknik biaya investasi yang tercermin dalam Standar Investasi Tanaman (SIT) sesuai umur tanaman

3. Penilaian bangunan & improvement lainnya dengan teknik biaya pembangunan baru setelah dikurangi dengan tingkat penyusutan bangunan

Sektor Perhutanan

Sektor Perhutanan dikenakan pada bumi dan/atau bangunan yang digunakan untuk kegiatan usaha perhutanan yang diberikan hak pengusahaan hutan tidak termasuk merupakan hutan lindung, hutan suaka alam, hutan wisata, taman nasional, tanah penggembalaan yang dikuasai oleh desa, dan tanah negara yang belum dibebani suatu hak.

Sektor Migas dan Panas Bumi (Tambang)

PBB Migas adalah PBB atas bumi dan/atau bangunan yang berada di dalam kawasan yang digunakan untuk kegiatan usaha pertambangan Migas. PBB Panas Bumi, adalah PBB atas bumi dan/atau bangunan yang berada di dalam kawasan yang digunakan untuk kegiatan usaha pertambangan Panas Bumi.

DJP berkoordinasi dengan instansi yang menyelenggarakan pengelolaan pertambangan minyak bumi, gas bumi, dan panas bumi, untuk:

a) melaksanakan sosialisasi tata cara pengisian dan pengembalian SPOP dan LSPOP PBB Migas dan Panas Bumi;

b) membantu percepatan pengembalian SPOP dan LSPOP PBB Migas dan Panas Bumi;

c) memperoleh data yang terkait dengan pengisian SPOP dan LSPOP PBB Migas dan Panas Bumi;

d) memfasilitasi penyampaian SPPT PBB Migas.

Hal di atas disampaikan oleh Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian Direktorat Jenderal Pajak, Bapak Hartoyo kepada para peserta DTSS Penyegaran Perpajakan untuk Widyaiswara dan tenaga pengajar perpajakan yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Pajak di Kantor Pusat DJP pada tanggal 22 sampai dengan 26 Juli 2013.

https://lh3.googleusercontent.com/-u3IcoJTCtGE/UfC2BzJ_LuI/AAAAAAAACxU/1irpO4BjXX0/s720/pembekalan%2520dir%2520eksten%2520%25281%2529.JPG

https://lh4.googleusercontent.com/-ib22eaPsbEk/UfC2CHbzmjI/AAAAAAAACxY/-QnNdaH-uZo/s720/pembekalan%2520dir%2520eksten%2520%25282%2529.JPG

https://lh5.googleusercontent.com/-ApliwGviVuI/UfC2D5K1ckI/AAAAAAAACxg/Kuv3Q0CX7iI/s720/pembekalan%2520dir%2520eksten%2520%25283%2529.JPG

Kegiatan Terkini

No events

Link Situs