Pengumumanindeks

  • 1
  • 2
  • 3

Peraturanindeks

  • 1
  • 2
  • 3

Berita Terbaruindeks

  • Prajabatan Pola Baru untuk Membentuk ASN yang Berkarakter

    Denpasar , 30 Juli 2015 - Peserta Prajabatan Golongan II Periode V BDK Denpasar [Denpasar, 31 Juli 2015] Pada Kamis 30 juli 2015 bertempat di Balai Diklat Industri Tohpati Denpasar sebanyak 110 orang peserta diklat prajabatan yang menghadiri acara pembukaan Prajabatan Golongan II periode V yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keuangan Denpasar yang dibuka oleh Kepala Balai Diklat Keuangan Denpasar, Kusumaningtyas. Diklat prajabatan golongan II periode V ini terdiri dari 3 kelas yang merupakan pelaksanaan prajabatan ke-2 yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keuangan Denpasar pada Tahun Anggaran 2015 ini. Untuk mendukung berjalannya kegiatan ini dengan baik sesuai dengan tujuan diklat, yaitu membentuk karakter diri Aparatur Sipil Negara yang sesuai dengan nilai-nilai dasar PNS yang dikenal dengan ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika, Komitmen Mutu, Anti Korupsi) Balai Diklat Denpasar dibantu dengan beberapa tenaga pengajar yang telah memperoleh pelatihan sebagai fasilitator prajabantan pola baru. Sedangkan untuk penempaan mental, fisik dan disiplin dibantu oleh para pelatih dari kesautan Angkatan Udara Indonesia. Pada sambutanya , Kusumintyas menympaiakan kepada peserta prajabatan  "Kalian harus mengimplementasikan nilai-nilai dasar PNS ini tadi di dalam kegitan kerja sehari-hari", hal ini terkait dengan diklat prajabatan pola baru ini diharapkan dapatmenghasilkan Aparatur Sipil Negara yang berkarakter sesuai dengan nilai-nilai dasar yang diberikan. Untuk itu pelaksanaan diklat pola baru ini dilakukan dengan tahapan yang berbeda dari yang sebelumnya dimana pada prajabatan pola lama peserta hanya diuji dari pemahaman materi yang diberikan namun pada pola baru peserta tidak hanya dinilai daripemahaman terhadap materi yang diberikan namun dilihat juga kemampuan peserta dalam mengaktualisasikan nilai-nilai tersebut ditempat kerja, sehingg pada pelaksanaan pola baru ini peserta diminta untuk membuat rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di tempat kerja sesuai dengan nilai-nilai ANEKA dan setelah rencan tersebut seminarkan peserta memasuki tahapan off campus dimana pada tahap ini peserta melaksanakan kegitan sesuai dengan yang telah dirancang sebagai bentuk aktualisasi terhadap nilai-nilai ANEKA.   Baca Selengkapnya
  • PEJABAT ESELON IV MERUPAKAN GARDA PALING DEPAN KEMENKEU DALAM MENINGKATKAN PENERIMAAN NEGARA

    [Magelang] Kamis, 30 Juli 2015. Demikian disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan DIY, Ibu Alfiah dalam sambutan pembukaan Diklatpim Tingkat IV angkatan Ke-191 di Balai Diklat Kepemimpinan Magelang. Dalam sambutannya beliau juga menyampaikan bahwa beban Kementerian Keuangan di Tahun 2015 ini tidaklah kecil untuk meningkatkan penerimaan Negara, yaitu sekitar 36 % dari penerimaan tahun lalu dan para pejabat eselon IV terutama di Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara merupakan garda paling depan untuk mencapai target tersebut. Diakhir sambutannya beliau berharap agar para peserta Diklatpim harus dapat melaksanakan proyek perubahan di unit organisasi masing-masing sesuai dengan pedoman Diklatpim pola baru yang penilaiannya difokuskan pada proyek perubahan yang dilakukan oleh masing-masing peserta untuk menjadikan kemajuan unit organisasi masing-masing dengan inovasi-inovasi baru dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat. Baca Selengkapnya
  • Resmi Dimulai: Episode Baru Diklat Prajabatan

    (Tangerang Selatan) – Kamis, 30 Juli 2015. Diklat Prajabatan kembali lagi. Diklat wajib bagi calon Aparatur Sipil Negara ini memasuki penyelenggaraan kelima tepat 27 hari setelah berakhirnya penyelenggaraan Diklat Prajabatan Golongan II Angkatan IV yang resmi ditutup pada 3 Juli lalu. Hari ini, Kamis 30 Juli 2015, Diklat Prajabatan Golongan II Angkatan V dibuka secara serentak di tiga lokasi berbeda di Jakarta: Wisma LPMP, Wisma Duta Wiyata, Wisma Pembina. Ketiganya berada di bilangan Jakarta Selatan. Selain di Jakarta, Diklat Prajabatan kali ini juga dilaksanakan di sepuluh kota lainnya, yaitu Medan, Pekanbaru, Cimahi, Magelang, Yogyakarta, Denpasar, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Manado. Semuanya diselenggarakan oleh Balai-Balai Diklat Kementerian Keuangan yang berada di kota-kota tersebut. Dalam berita kali ini akan dikabarkan rangkaian kegiatan pembukaan yang dilakukan di Wisma LPMP, Jakarta. Baca Selengkapnya
  • Ujian Psikotes BDK Malang : Garis..........Garis..........Stop!

    [Malang] Kamis, 30 Juli 2015. Itulah instruksi terakhir yang diberikan pemandu tes kepada peserta pada pelaksanaan ujian Psikotes Ujian Saringan Masuk D-IV dan D-III Khusus yang diselenggarakan di Aula Gedung E Balai Diklat Keuangan Malang. Sebanyak 50 peserta telah mengikuti rangkaian ujian psikotes yang diselenggarakan tepat pukul 08.00 WIB hari ini, Kamis 30 Juli 2015. Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2
  • 3

Portal

Bagian Umum

Bagian Umum mempunyai tugas melaksanakan urusan tata usaha, rumah tangga, pengelolaan aset Badan.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud di atas, Bagian Umum menyelenggarakan fungsi:
a. pelaksanaan urusan pengelolaan kearsipan, surat menyurat, kepustakaan, ekspedisi dan penggandaan;
b. pelaksanaan urusan rumah tangga dan protokoler; dan
c. pelaksanaan urusan pengelolaan aset.

Bagian Umum terdiri atas:
a. Subbagian Tata Usaha;
b. Subbagian Rumah Tangga; dan
c. Subbagian Pengelolaan Aset.

(1) Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan urusan pengelolaan kearsiapan, surat menyurat, kepustakaan, ekspedisi, dan keuangan Sekretariat Badan.
(2) Subbagian Rumah Tangga mempunyai tugas melakukan urusan dalam, perjalanan dinas dan protokoler.
(3) Subbagian Pengelolaan Aset mempunyai tugas melakukan urusan pengadaan, pelaksanaan, penyiapan dokumen, dan pelaporan layanan pemilihan penyedia barang/jasa, inventarisasi, penyimpanan, pendistribusian, pemeliharaan, dan penyiapan penghapusan perlengkapan.

Diklat Terkini

Artikelindeks

  • MENGELOLA KONFLIK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS ORGANISASI

    Konflik merupakan suatu keadaan yang tidak bisa dihindari oleh setiap manusia. Respon mengelola konflik cenderung digunakan oleh organisasi dengan tingkat efektivitas tinggi   Abstrak Dalam kehidupan bermasyarakat, berorganisasi, berbangsa dan bernegara manusia tidak terlepas konflik. Cara orang merespon terhadap adanya konflik tersebut dapat dengan mengelola konflik (collaborating), respon melawan konflik (cotending), dan respon menghindari konflik (avoiding). Respon mengelola konflikcenderung digunakan oleh organisasi dengan tingkat efektivitas tinggi. Kata kunci: konflik, mengelola, efektivitas organisasi Baca Selengkapnya
  • COACHING

    COACHING oleh: Daniel Pangaribuan, Widyaiswara Madya Pusdiklat PSDM BPPK Kementerian Keuangan.   Abstraksi Meningkatkan kinerja instansi pemerintah dalam menghasilkan barang atau pelayanan membutuhkan pegawai yang memiliki kompetensi tertentu. Efektivitas dan efisiensi termasuk kualitas pelayanan akan meningkat apabila dilaksanakan oleh pegawai yang kompeten. Kompetensi dapat ditingkatkan melalui pendidikan, pelatihan, coaching maupun melalui pengalaman. Coaching dianggap merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan keterampilan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Coaching diberikan oleh orang yang telah memiliki kompetensi dan pengalaman. Efektivitas coching akan optimal apabila coach memiliki perilaku yang mendukung dan perilaku solutif. Baca Selengkapnya
  • Keterbukaan Diri (Self Disclosure)

    Keterbukaan Diri  (Self Disclosure) oleh: Daniel Pangaribuan, Widyaiswara Madya Pusdiklat PSDM BPPK Kementerian Keuangan.   Abstraksi Keterbukaan diri mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam mengembangkan dirinya. Dalam mengembangkan diri, seseorang perlu membuka diri terhadap orang lain. Setiap orang memiliki sifat pribadi tentang keterbukaan diri. Ada orang yang memiliki sifat tertutup, ada pula yang bersifat terbuka. Faktor budaya asal atau suku juga berpengaruh terhadap keterbukaan seseorang. Dengan menyadari pentingnya keterbukaan diri, setiap orang dapat belajar membuka diri terhadap orang lain. Dalam meningkatkan keterbukaan diri perlu diperhatikan empatfaktor peningkatan efektivitas keterbukaan diri. Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise