| Penggabungan Laporan Keuangan dan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah: - Penutup |
|
|
|
|
Halaman 6 dari 8 E. Penutup Menurut pendapat penulis, pengintegrasian Laporan Kinerja dengan Laporan Keuangan merupakan hal yang sangat penting untuk dilaksanakan di Indonesia. Penyusunan laporan yang terpisah, yang berasal dari sistem yang berbeda dan tidak terkait akan menyulitkann para penyusun laporan keuangan. Sebagaimana hasil penelitian dari Cavaluzzo dan Ittner (2003) pengembangan ukuran-ukuran kinerja saja tanpa meningkatkan akuntabilitas pelaporan hanya akan berfungsi simbolis, tidak ada pengaruhnya bagi perbaikan kinerja internal dalam pengambilan keputusan yang berkualitas. Lebih lanjut, meskipun pengembangan ukuran kinerja dan pengungkapan akuntabilitas sangat bermanfaat dalam pengambilan keputusan, ternyata penelitian Cavaluzzo dan Ittner di Amerika Serikat membuktikan relatif rendahnya persepsi manajer terhadap kegunaan pelaporan yang sesuai dengan standar. Dengan demikian, penting untuk mendesain suatu sistem yang sederhana dan mudah diterapkan. Dalam kaitan dengan penggabungan tersebut, perlu juga diperhatikan hak publik untuk dapat mengakses laporan tersebut untuk mengoptimalkan manfaat sistem pelaporan. Apabila Laporan Keuangan dapat diakses oleh publik (setidaknya lewat lembaga perwakilan), sebaiknya Laporan Kinerja juga dapat diakses oleh publik dengan mudah. Pengalaman India dengan gagasan akuntabilitas memberikan pelajaran betapa pentingnya umpan balik dari masyarakat dan aktivis sebagai kekuatan pendorong tercapainya akuntabilitas publik (Paul, 2002). |






































