Ceramah Kebijakan Keuangan Negara

Ceramah Kebijakan Keuangan Negara
Pada Pembukaan DTSS Pengadaan Barang dan Jasa
oleh
Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Utara
Iskandar

 

Salah satu bentuk Reformasi Birokrasi adalah dengan adanya perubahan pada Manajemen Keuangan Negara. Perubahan ini ditandai dengan keluarnya paket undang-undang keuangan negara yang terdiri dari :

  1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
  2. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
  3. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara

Manajemen Keuangan Negara merubah pengelolaan keuangan negara yang semula masih memakai undang-undang peninggalan Belanda yang telah dipakai selam 60 tahun setelah Negara ini merdeka. Dengan keluarnya paket undang-undang keuangan negara tatanan Manajemen Keuangan Negara berubah drastis dan sudah bisa dibandingkan dengan negara lain.

Keuangan Negara itu sendiri merupakan Hak dan Kewajiban Pemerintah yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu baik berupa uang maupun barang yang dapat dijadikan milik negara berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut. Keuangan Negara memiliki arti yang sangat luas, mencakup banyak aspek. Namun dalam arti yang sempit Keuangan Negara itu bisa dikatakan adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
APBN ini terdiri dari 4 siklus yang terdiri dari :

  1. Perencanaan
  2. Penganggaran
  3. Pelaksanaan
  4. Pertanggungjawaban
  • Tahap Perencanaan - dimulai dengan penyusunan Rencana Pengeluaran Jangka Menengah (RPJM) dari Kementerian dan Lembaga yang kemudian disatukan menjadi Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Rencana Kerja Pemerintah ini dirinci lagi untuk tiap Kementerian Lembaga dalam bentuk Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Lembaga RKA-KL. Dari RKA-KL inilah disatukan dan disusun menjadi APBN oleh Presiden.
  • Tahap Penganggaran - APBN yang telah disusun diajukan kepada DPR untuk mendapatkan pengesahan
  • Tahap Pelaksanaan - Pelaksanaan APBN bersifat fleksibel (lets the manager manage). Dari Program Kementerian Lembaga di tetapkan outputnya. Output yang dihasilkan di nilai kinerjanya. Dari Kinerja ini akan didapatkan Indikator Kinerja Utama (IKU). Pengelolaan APBN ini terdiri dari 4 aspek, yaitu :
  1. Pengelolaan Kas
  2. Pengelolaan Barang/ Aset
  3. Pengelolaan Utang
  4. Pengelolaan Investasi

Untuk pengelolaan kas dan aset dilaksanakan oleh semua Kementerian Lembaga (Chief Operational Officer), sedangkan pengelolaan utang dan investasi hanya dilakukan oleh Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara (Chief Financial Officer).

  • Tahap Pertanggungjawaban - Ke empat aspek Pengelolaan APBN ini dicatat dalam bentuk apliksi. Untuk Pengelolaan Kas dicatat dalam SAKPA, Pengelolaan Aset dalam SIMAK BMN, dan pengelolaan utang dan investasi dalam SABUN. Setelah dicatat kemudian dikompilasi semuanya oleh Bendahara Umum Negara menjadi Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP)

Wujud pertanggungjawaban pemerintah dalam pelaksanaan APBN dibacakan Presiden pada nota keuangan setiap tahun di depan DPR.
Sebelum dipertanggungjawabkan LKPP terlebih dahulu di audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Terdapat 4 opini BPK terhadap LKPP dan Laporan Keuangan tiap Kementerian Lembaga, yaitu :

  • Unqualified
  • Qualified
  • Disclaimer
  • Adverse

Opini yang dikeluarkan BPK didasarkan atas 4 hal, yaitu

  • Apakah sesuai dengan sistem akuntansi
  • Cukup atau tidakkah data-data pendukungnya
  • Sesuai atau tidaknya dengan Undang-Undang yang berlaku
  • Ada tidaknya pengendalian internal

Untuk mendukung pelaksanaan APBN ini, salah satunya dengan melaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang bersih sesuai dengan Perpres 54 Tahun 2011 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Untuk itu diadakanlah Diklat Pengadaan Barang dan Jasa agar Manajemen Keuangan Negara bisa terlaksana dengan baik dan dapat membantu instansi pemerintah.

 
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini52
mod_vvisit_counterKemarin220
mod_vvisit_counterMinggu ini52
mod_vvisit_counterBulan ini4395
mod_vvisit_counterSemua199209

IP: 50.19.33.5
Login



Pencarian