GEdung Cimahi 2 Foto Gedung BDK Cimahi GEdung cimahi 3

Publikasi Karya Tulis Widyaiswara Balai Diklat Keuangan Cimahi

LPJ BENDAHARA PENGELUARAN : MEMAHAMI LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN (LPJ) BENDAHARA PENGELUARAN PADA SATUAN KERJA (SATKER) PEMERINTAH PUSAT

Oleh : Puji Agus, S.S.T. Ak., M.Ak.

Widyaiswara Muda Balai Diklat Keuangan Cimahi


1. Penyusunan LPJ bendahara pengeluaran

Tata cara Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) disusun berdasarkan Buku Kas Umum, buku-buku pembantu, dan buku pengawasan anggaran yang telah direkonsiliasi dengan Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (UAKPA).

Bentuk Laporan Pertanggungjawaban pada pasal 18 Peraturan Menteri Keuangan nomor 73/PMK.05/2008 menetapkan bahwa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Pengeluaran disusun secara bulanan dan menyajikan informasi:

1. Keadaan pembukuan pada bulan pelaporan, meliputi saldo awal, penambahan, penggunaan, dan saldo akhir dari buku-buku pembantu;

2. Keadaan kas pada akhir bulan pelaporan, meliputi uang tunai di brankas dan saldo di rekening bank/pos;

3. Hasil rekonsilisasi internal (antara pembukuan bendahara dengan UAKPA);

4. Penjelasan atas selisih (jika ada), antara saldo buku dan saldo kas.

Format Laporan Pertanggungjawaban dan perincian dari masing-masing bagian Laporan pertanggungjawaban (LPJ) Bendahara Pengeluaran akan dibahas dengan menggunakan catatan:

1. Untuk memudahkan pemahaman pembaca tulisan ini, untuk setiap buku Bendahara Pengeluran disediakan penjumlahan mutasi debet dan kredit.

2. Untuk memudahkan pemahaman pembaca tulisan ini, format Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran pada Keadaan Pembukuan bulan pelaporan dipisahkan antara Buku Pembantu Kas Tunai dan Buku Pembantu Bank.

Sebagai ilustrasi pada suatu Satuan Kerja terdapat saldo-saldo pembukuan pada akhir bulan Januari sebagai berikut:

1)   Buku Kas Umum (BKU).

Rp.

18.400.000

2)   Buku Pembantu Kas Tunai (BP-Kas).

Rp.

22.800

3)   Buku Pembantu Bank (BP-Bank).

Rp.

18.377.200

4)   Buku Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu (BP-BPP).

Rp.

0

5)   Buku Pembantu Perjalanan Dinas (BP-Perjadin).

Rp.

0

6)   Buku Pembantu Uang Persediaan (BP-UP).

Rp.

18.400.000

7)   Buku Pembantu LS Bendahara (BP-LS Bendahara).

Rp.

0

8)   Buku Pembantu Pajak (BP-Pajak).

Rp.

0

Data DIPA yang digunakan hanya ilustrasi dan penjumlahan pada kolom-kolom Buku Kas Umum dan Buku-Buku Pembantu digunakan untuk memudahkan pembuatan laporan Pertanggungjawaban. Dari data-data di atas dapat dibuat laporan pertanggungjawaban berdasarkan Dokumen Sumber sebagai berikut :

1) Keadaan pembukuan pada bulan pelaporan.

Keadaan pembukuan pada bulan pelaporan, meliputi saldo awal, penambahan, pengurangan, dan saldo akhir dari Buku Kas Umum dan buku-buku pembantu.

Laporan ini berguna untuk membandingkan mutasi (penambahan atau pengurangan) Pembukuan Bendahara Pengeluaran dalam Buku Kas Umum (BKU) dengan mutasi (penambahan atau pengurangan) buku-buku pembantunya sehingga dapat diketahui kecermatan dan ketepatan dalam melakukan pembukuan bendahara atas setiap aktivitas.

Untuk mempermudah pembaca dalam memahami penyusunan Laporan Pertanggungjawaban maka pada setiap contoh pembukuan dalam modul ini pada kolom penerimaan dan pengeluaran disertakan pula jumlah dari masing-masing kolom.

a. Buku Kas Umum (BKU) : Rp. 18.400.000

b. Buku Pembantu Kas Tunai : Rp. 22.800


c. Buku Pembantu Bank (BP-Bank) : Rp. 18.377.200


d. Buku Pembantu Perjadin (BP-Perjadin) : Rp. 0


e. Buku BPP (BP-BPP) : Rp. 0


f. Buku Pembantu Uang Persediaan (BP-UP) : Rp.18.400.000


g. Buku Pembantu LS Bendahara (BP-LS Bendahara) : Rp. 0


h. Buku Pembantu Pajak (BP-Pajak) : Rp. 0


Laporan Keadaan pembukuan pada bulan pelaporan dari data-data diatas disajikan dalam tabel berikut ini :


BP Kas Tunai dan BP Bank dijadikan satu baris sehingga menjadi :

1) Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), untuk mengisi data Departemen Lembaga, Unit Organisasi, Provinsi/Kabupaten/Kota, Satuan Kerja, Alamat dan nomor telepon, Tgl, no dan SP DIPA, Tahun Anggaran dan KPPN.

2) Buku Kas Umum (BKU), untuk mengisi data bulan pelaporan, saldo akhir, dan nomor bukti terakhir.

3) Buku Pembantu Bank (BP-Bank), Buku Pembantu Kas Tunai (BP-Kas Tunai), Buku Pembantu Uang Muka Perjalanan Dinas (BP-Perjadin), Buku Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP), Buku Pembantu Uang Persediaan (BP-UP), Buku Pembantu LS Bendahara (BP-LS Bendahara), Buku Pembantu Pajak (BP-Pajak), Buku Pembantu lain-lain (BP-Lain-lain) untuk mengisi data kolom.

Judul Laporan

 

Keadaan Pembukuan bulan pelaporan dengan saldo akhir pada BKU sebesar Rp.  18.400.000 dan Nomor Bukti terakhir Nomor: 21.2009.

Kolom (3)

:

Diisi dengan jumlah saldo awal masing-masing buku yaitu BP-Kas Tunai (Rp. 0), BP-Bank (Rp. 0), Buku Pembantu UM Perjadin (Rp. 0) dan Buku Pembantu BPP (Rp. 0).

BP-Uang Persediaan (Rp. 0), BP-LS Bendahara (Rp. 0), BP-Pajak (Rp. 0), BP-Lain lain (Rp. 0).

Kolom (4)

:

Diisi jumlah kolom debet (penambahan) yang terjadi di bulan pelaporan pada masing-masing buku pembantu yaitu BP-Kas Tunai (Rp. 15.697.580), BP-Bank (Rp. 36.977.700), BP-UM Perjadin (Rp. 0) Buku Pembantu BPP (Rp. 700.000).

BP-Uang Persediaan (Rp. 18.577.700), BP-LS Bendahara (Rp. 0), BP-Pajak (Rp. 827.080), BP-Lain lain (Rp. 0).

Kolom (5)

:

Diisi jumlah kolom kredit yang (pengurangan) yang terjadi di bulan pelaporan pada masing-masing buku pembantu yaitu BP-Kas Tunai (Rp. 18.577.700), BP-Bank (Rp. 18.600.500), BP-UM Perjadin (Rp. 0) dan Buku Pembantu BPP (Rp. 700.000).

BP-Uang Persediaan (Rp. 18.577.700), BP-LS Bendahara (Rp. 0), BP-Pajak (Rp. 827.080), BP-Lain lain (Rp. 0).

Kolom (6)

 

Diisi jumlah saldo akhir yaitu kolom 3 ditambah kolom 4 atau dikurangi kolom 5 masing-masing buku menghasilkan BP-Kas Tunai (Rp. 22.800), BP-Bank (Rp. 18.377.200), BP-UM Perjadin (Rp. 0) dan Buku Pembantu BPP (Rp. 0).

BP-Uang Persediaan (Rp. 18.400.000), BP-LS Bendahara (Rp. 0), BP-Pajak (Rp. 0), BP-Lain lain (Rp. 0).

a) Total Keberadaan Uang Kas yang ada pada Bendahara Pengeluaran, hal tersebut tercantum dalam saldo Buku Kas Umum yang dibandingkan dengan penjumlahan dari Buku Pembantu Kas Tunai, Buku Pembantu Bank dan Buku Pembantu Perjalanan Dinas (Perjadin). Sehingga laporan tersebut mencerminkan persamaan Saldo Buku Kas Umum = Saldo Buku Pembantu Kas Tunai + Saldo Buku Pembantu Bank + Saldo Buku Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) + Saldo Buku Pembantu Perjalanan Dinas (BP-Perjadin).

 

b) Rincian Jenis Uang Kas yang ada pada bendahara, hal tersebut tercantum dalam saldo Buku Kas Umum yang dibandingkan dengan penjumlahan dari Buku Pembantu Uang Persediaan, Buku Pembantu LS Bendahara dan Buku Pembantu Pajak dan Buku Pembantu Lain-lain. Sehingga laporan tersebut mencerminkan persamaan Saldo Buku Kas Umum = Saldo Buku Pembantu Uang Persediaan + Saldo Buku Pembantu LS Bendahara + Saldo Buku Pembantu Pajak + Saldo Buku Pembantu Lain-lain.



2) Keadaan fisik kas pada akhir bulan pelaporan.

Keadaan fisik kas pada akhir bulan pelaporan, meliputi uang tunai di brankas dan uang di rekening bank.

a) Hasil Pemeriksaan kas yang dilakukan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam bentuk Berita Acara Pemeriksaan Kas dan Rekonsiliasi Bendahara Pengeluaran untuk mengisi data Uang Tunai di brankas (Rp. 18.377.200

b) Rekening Koran (bank statement) dari Bank atas rekening bendahara, untuk mengisi data Uang di Rekening Bank (Rp.22.800).

c) Kedua isian data diatas (nomor 1 dan 2) dijumlahkan menjadi Jumlah Kas (Rp. 18.400.000).

d) Saldo akhir BP Kas diisi dengan data dari (I.A.1 kolom 6) yaitu data jumlah kas dan Bank yang ada pada catatan Buku Pembantu Kas (BP-Kas Tunai) dan Buku Pembantu Bank (BP-Bank) yaitu Rp. 18.400.000

e) Jumlah Kas (II.3) yaitu hasil pemeriksaan fisik kas dan bank hasil perhitungan sebelumnya (Rp. 18.400.000)

f) Selisih Kas diisikan data dengan membandingkan data fisik kas dengan catatannya (Rp. 0)


3) Hasil rekonsiliasi internal.

Hasil rekonsiliasi internal, antara pembukuan Bendahara Pengeluaran dengan Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (UAKPA) dapat menggunakan format sebagai berikut :

a) Berita Acara Pemeriksaan Kas dan Rekonsiliasi.

b) Buku Pembantu Uang Persediaan (BP-UP) untuk mengetahui saldo UP menurut Pembukuan Bendahara Pengeluaran (Rp. 18.400.000).

c) Daftar Kuitansi UP yang belum di SPM-kan untuk mengetahui jumlah kuitansi yang belum di SPM-kan (Rp. 0).

d) Neraca Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (UAKPA) untuk mengetahui saldo Uang Persediaan (Rp. 18.400.000).

 

4) Penjelasan atas terjadinya selisih.

Penjelasan atas terjadinya selisih (jika ada), meliputi selisih pembukuan dan selisih kas fisik, dijelaskan penyebab selisih tersebut dan jika ada bukti transaksinya harus disertakan untuk menambah informasi penyebab selisih tersebut.

Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran yang telah kita bahas bagian-bagiannya disajikan secara lengkap sebagai berikut :

 

Daftar Pustaka

_______________. Undang-Undang Dasar Tahun 1945.

_______________. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

_______________. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.

_______________. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

_______________. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah.

_______________. Peraturan Menteri Keuangan 73/PMK/2008 tentang Tata Cara Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Kementrian Negara/Lembaga/Kantor/Satuan Kerja.

_______________. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor PER-47/PB/2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Kementrian Negara / Lembaga / Kantor/ Satuan Kerja.

_______________. Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia nomor 3 tahun 2007 tentang Tata Cara Penyelesaian Ganti Kerugian Negara Terhadap Bendahara.

_______________. Materi Pembinaan Teknis Direktorat Pengelolaan Kas Negara tentang Peraturan Menteri Keuangan 73/PMK/2008 dan Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor PER-47/PB/2009, Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

 
Login



Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini100
mod_vvisit_counterKemarin358
mod_vvisit_counterMinggu ini1714
mod_vvisit_counterBulan ini7723
mod_vvisit_counterSemua393088

IP: 54.83.133.189