DSC02636 DSC01187 DSC02639 DSC02646 DSC02638 DSC02641 DSC02632 DSC02640 DSC02701 DSC02728

Sosialisasi Diklat PBB dan BPHTB Berbasis e-Learning

Pusdiklat Pajak bekerja sama dengan Balai Diklat Keuangan Balikpapan menyelenggarakan sosialisasi diklat berbasis e-learning PBB/BPHTB untuk Pemda, acara yang digelar di Aula lantai I Balai Diklat Keuangan Balikpapan tersebut dimulai pukul 09.00 WITA dan didahului dengan pembukaan oleh Kepala Balai Diklat yang diwakili oleh Kepala Seksi Evaluasi dan Informasi, Bpk. Mulyadi, yang dalam sambutannya beliau berpesan bahwa kegiatan diklat e-learning PBB/BPHTB ini harus diikuti oleh para peserta yang ditunjuk dengan serius mengingat batas waktu pelimpahan PBB dan BPHTB yang sudah semakin dekat.

Acara sosialisasi Diklat PBB dan BPHTB bagi Pegawai Pemda yang berbasis e-learning ini dipandu oleh Bp. Anung Setya Nugraha dari Kantor Pusat DJP untuk materi PBB dan Bp. Joni Ermawan dari Pusdiklat Pajak BPPK untuk materi Learning Management System (LMS). Sebagai moderator pada acara tersebut adalah Bp. Tulus Imam Prasetyo, widyaiswara BDK Balikpapan.

Pada tanggal 1 Januari 2010, Pemerintah Kabupaten/Kota sudah diperbolehkan untuk menerima pengalihan PBB P2 dan BPHTB. Sedangkan tahapan pengalihan PBB P2 dan BPHTB diatur oleh Menteri Keuangan bersama dengan Menteri Dalam Negeri (UU PDRD Pasal 182). Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan yang merupakan salah satu unit eselon satu di Kementerian Keuangan Republik Indonesia merespon pelimpahan wewenang ini dengan rencana pelaksanaan diseminasi informasi maupun pelatihan khusus bagi para SDM Pemerintah Daerah seluruh Indonesia yang akan menangani pengelolaan PBB dan BPHTB ini melalui unit yang mengangani Pendidikan dan Pelatihan di Bidang Perpajakan yaitu Pusdiklat Pajak. Materi yang disampaikan adalah materi yang terkait dengan pengelolaan PBB dan BPHTB yang selama ini dilakukan oleh Ditjen Pajak. Mengingat jumlah peserta yang banyak dan tersebar di seluruh Indonesia, maka salah satu strategi penyampaian materi adalah melalui e-learning.

Pendidikan dan Pelatihan PBB/BPHTB Berbasis e-learning

Dalam metode e-learning, materi-materi dikembangkan dan dikemas dalam konten multimedia dengan Subject Matter Expert dari beberapa Widyaiswara Pusdiklat Pajak dan para pejabat struktural di Ditjen Pajak. Dari sisi aplikasi, pelaksanaan ini akan menggunakan aplikasi Learning Management System yang dikembangkan sendiri oleh Pusdiklat Pajak. Tax Computer Based Test atau lebih dikenal dengan Tax Combat merupakan aplikasi yang disiapkan sebagai instrumen evaluasi dan tes bagi para peserta. Dengan menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut, segala kegiatan peserta terkait dengan penggunaan modul, konten dan ujian dapat dipantau secara terpusat.

Pada saat pelaksanaannya, para calon peserta yang sudah ditunjuk oleh masing-masing Pemerintah Daerah diwajibkan melakukan login ke dalam sistem pembelajaran. Setelah verifikasi oleh dari Pusdiklat Pajak, maka akan dikirimkan paket DVD yang berisi seluruh materi yang dapat dipelajari secara offline. Materi online learning dapat dipelajari langsung melalui aplikasi Learning Management System yang dapat diakses kapan saja dan dimana saja, dengan menggunakan media internet. Selanjutnya para peserta akan diberikan jadwal untuk mengikuti tutorial, tanya jawab dan diskusi secara online dengan para narasumber. Terakhir, para peserta diwajibkan untuk mengikuti ujian atau tes untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.

Tujuan Diklat

Tujuan utama dari Diklat Berbasis E-Learning PBB dan BPHTB untuk Pemda ini adalah sebagai berikut:
1. Melaksanakan fungsi Pusdiklat Pajak untuk membina pendidikan, pelatihan, dan penataran keuangan negara di bidang perpajakan;
2. Memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para pegawai Pemda yang akan menangani PBB – BPHTB.

Persyaratan Peserta

Peserta yang diperkenankan mengikuti diklat ini adalah pegawai yang memenuhi syarat sebagai berikut:
1. PNS dengan pangkat serendah-rendahnya Pengatur Muda (Gol. II/a);
2. Menangani bidang penerimaan pajak daerah;
3. Pendidikan minimal SLTA;
4. Usia Maksimal 45 tahun pada saat diklat diselenggarakan;
5. Memiliki akses internet, mampu dan terbiasa menggunakan internet;
6. Ditunjuk atau ditugaskan oleh instansi yang bersangkutan;
7. Jumlah peserta dibatasi 4 s.d 5 orang setiap unit Pemerintah Daerah (Provinsi/Kota/ Kabupaten).

Penambahan jumlah peserta dimungkinkan selama kuota keseluruhan untuk setiap Pemda belum terpenuhi. Informasi dapat menghubungi Panitia Pusat di Pusdiklat Pajak.

Kurikulum

1. Diklat ini merupakan diklat metode e-learning hasil konversi diklat metode kelas yang sudah berjalan sebelumnya. Peserta mengikuti diklat dari kantor masing-masing;
2. Penyampaian materi dilakukan melalui media internet pada alamat http://www.lmsbppk.depkeu.go.id.Modul disampaikan dalam bentuk multimedia interaktif dan bentuk naskah modul/teks. Bagi peserta yang memiliki keterbatasan koneksi internet, penyampaian materi yang sama juga dapat dilakukan melalui media DVD yang dibagikan kepada peserta. Hal-hal yang tidak jelas dalam materi di DVD dapat ditanyakan peserta melalui fasilitas email dan pada sesi tutorial melalui online chat pada situs web http://www.lmsbppk.depkeu.go.id yang akan dijadwalkan selama empat sesi dalam satu hari, untuk setiap mata pelajaran selama 3 jamlat secara synchronous (bersamaan waktunya dalam satu sesi), yaitu sekitar 50 peserta dipandu satu tutor online;
3. Aktivitas peserta lainnya yaitu mengikuti forum pembahasan topik khusus per mata pelajaran pada situs web yang sama yang dilaksanakan secara asynchronous (tidak bersamaan waktunya);
4. Ujian dilaksanakan secara terkomputerisasi di lokasi-lokasi yang telah ditentukan. Saat pendaftaran peserta sudah mengidentifikasi di lokasi mana akan mengikuti ujian nantinya. Pilihan lokasi ujian diberikan dalam dua pilihan yaitu pilihan pertama dan pilihan kedua. Karena SPPD peserta ditanggung oleh unit yang mengusulkan, maka isian Pilihan Lokasi Ujian ini ditetapkan oleh kantor yang mengajukan;
5. Penjelasan lebih lanjut tentang pelaksanaan diklat e-learning disampaikan kepada peserta pada sesi sosialisasi. Pelaksanaan sosialisasi dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan daftar ulang. Peserta dapat tidak menghadiri Sosialisasi tetapi tetap harus melaksanakan daftar ulang dengan cara mewakilkan kepada peserta lain atau konfirmasi pertelpon dan mengirim berkas daftar ulang via pos;

Mata Pelajaran
1. Pendataan dan Pemetaan PBB;
2. Penilaian PBB;
3. Pengenaan PBB;
4. Penagihan dan Penerimaan PBB;
5. Pelayanan PBB;
6. BPHTB versi UU PDRD;
7. KUP versi UU PDRD;
8. Hukum Pertanahan;
9. SISMIOP dan SIG PBB

Penyelenggaraan
1. Sosialisasi Peserta : 11 s.d 15 Oktober 2010
2. Pendaftaran (e-registrasi) : 25 – 30 Oktober 2010
3. Proses pembelajaran online, Chat Tutorial Online : 1 – 20 November 2010
4. Ujian : 22 – 27 November 2010

PENJELASAN TAHAP-TAHAP PENDAFTARAN DIKLAT BERBASIS E-LEARNING PBB DAN BPHTB UNTUK PEMDA
A. Penugasan oleh Sekretaris Daerah
1. Sekretaris Daerah menunjuk pejabat di masing-masing Pemerintah Daerah (Provinsi/Kota/Kabupaten) sebagai penanggung jawab dalam hal pengajuan calon peserta diklat dengan mengisi formulir pada Lampiran I. Formulir yang telah diisi diharapkan dapat dikembalikan ke Pusdiklat Pajak melalui fax. 021-5481394 atau email ke Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya selambat-lambatnya tanggal 24 September 2010;
2. Pejabat yang ditunjuk menyampaikan surat penugasan kepada calon peserta disertai pemberitahuan bahwa mereka diwajibkan untuk melaksanakan pendaftaran secara online (e-registration) pada tanggal 25 sampai dengan 30 Oktober 2010 melalui situs web http://www.lmsbppk.depkeu.go.id;
3. Pejabat yang ditunjuk mengisi Formulir Rekapitulasi Calon Peserta yang Diajukan sebagaimana terlampir pada Lampiran II kemudian mengirimkan ke bidang Penyelenggaraan Pusdiklat Pajak melalui fax. 021-5481394 atau email ke Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya dengan mengisi judul email/subject "Peserta Diklat E-learning".

B. Tahap Sosialisasi Peserta dan Daftar Ulang
1. Sosialisasi pelaksanaan diklat e-learning dan daftar ulang dilaksanakan di setiap provinsi selama satu hari diantara tanggal 11 – 15 Oktober 2010;
2. Peserta sosialisasi dibatasi dua orang per unit Pemerintah Daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota) yang merupakan calon peserta diklat;
3. Peserta/perwakilan peserta diharapkan hadir sekaligus daftar ulang sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan menyerahkan berkas administrasi sebagai berikut:
a). Surat Tugas.
b). Fotocopy SK Kepangkatan terakhir yang telah dilegalisir.
c). Pas foto berwarna terbaru ukuran 4 x 6 sebanyak 3 (tiga) lembar, dengan ketentuan:
1). Berlatar belakang merah (tidak berkacamata gelap)
2). Bagi peserta pria berpakaian sipil lengkap (jas dan dasi)
3). Bagi wanita berkebaya nasional (menyesuaikan)
d). Berkas administrasi disusun rapi dalam stopmap folio dan mencantumkan Nama diklat yang diikuti pada sampul stofmap
e). Formulir Registrasi Peserta sebagaimana terlampir pada Lampiran III.
f). Formulir Pakta Integritas sebagaimana terlampir pada Lampiran IV.
4. Bagi peserta yang diwakilkan, dapat mengajukan berkas-berkas administrasi kepada perwakilan peserta yang hadir.

C. Tahap Pelaksanaan Pendaftaran secara E-Registrasi oleh Peserta
1. Calon peserta diklat yang telah ditugaskan melakukan pendaftaran secara online melalui website: http://www.lmsbppk.depkeu.go.id pada tanggal 25 sampai dengan 30 Oktober 2010;
2. Karena sesuatu dan lain hal, peserta dapat meminta bantuan panitia pusat untuk melakukan e-registrasi untuk dirinya dengan mengajukan permintaan per telepon ke 021-5481155, 021-5481155 ext 113 (Bidang Penyelenggaraan) atau meminta bantuan panitia daerah sesuai lokasi masing-masing.

D. Tahap Ujian
1. Ujian dilaksanakan secara terkomputerisasi di laboratorium komputer pada 9 lokasi di seluruh Indonesia;
2. Tutorial aplikasi ujian akan disampaikan pada saat sosialisasi;
3. Calon peserta yang diajukan harus sudah diidentifikasikan sejak awal di lokasi mana akan mengikuti ujian nantinya;
4. Lokasi ujian yang dapat dipilih yaitu : Medan, Palembang, Jakarta, Cimahi, Malang, Yogyakarta, Balikpapan, Manado, dan Makassar;
5. Hanya peserta yang lulus ujian yang akan mendapatkan sertifikat.

Terakhir Diperbaharui (Kamis, 04 November 2010 07:55)

 
Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini318
mod_vvisit_counterKemarin170
mod_vvisit_counterMinggu ini488
mod_vvisit_counterBulan ini5451
mod_vvisit_counterSemua262258

online now: 4
IP: 23.21.23.126
Login