Pengumumanindeks

  • PENGAMBILAN SERTIFIKAT AHLI KEPABEANAN PERIODE FEBRUARI TAHUN ANGGARAN 2017 +

    Baca Selengkapnya
  • Pemanggilan Peserta Seleksi Tertulis Tahap II dan Wawancara Beasiswa Pascasarjana (S2) Kementerian Keuangan Tahun 2017 +

    Baca Selengkapnya
  • Penundaan Pengumuman Hasil Seleksi Tertulis Tahap I Beasiswa Kementerian Keuangan 2017 +

    Baca Selengkapnya
  • PENGUMUMAN DTSS PELAYANAN ADMINISTRASI MANIFES ANGKATAN II T.A 2017 DI JAKARTA +

    Baca Selengkapnya
  • Pengumuman Hasil DTU Orientasi Untuk Pegawai Pajak Angkatan VIII Tahun Anggaran 2017 +

    Baca Selengkapnya
  • PENGUMUMAN HASIL DTSS PATROLI DAN PEMERIKSAAN SARANA PENGANGKUT LAUT TAHUN ANGGARAN 2017 DI JAKARTA +

    Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2
  • 3

Peraturanindeks

  • KMK Nomor 590/KMK.01/2016 ttg Pedoman Dialog Kinerja Individu di Lingkungan Kementerian Keuangan +

    Baca Selengkapnya
  • PER-2/PP/2016 Tentang Kerja Sama Program Pendidikan Dan Pelatihan Di Lingkungan Badan Pendidikan Dan Pelatihan Keuangan +

    Baca Selengkapnya
  • KMK Nomor 1329/KMK.01/2015 tentang Pedoman Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik di lingkungan Kementerian Keuangan +

    Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2
  • 3

Berita Terbaruindeks

  • Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan

    [Yogyakarta]Senin,22 Mei 2017. Untuk menyiapkan para tenaga pendamping dalam menyusun laporan keuangan kepada para Satker, pada hari ini 22 Mei 2017 Balai Diklat Keuangan Yogyakarta untuk keempatkalinya membuka  Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan. Baca Selengkapnya
  • Dua Diklat Telah Selesai di Batam

    [Batam] Jumat, 19 Mei 2017. Dua kegiatan diklat Balai Diklat Keuangan Pekanbaru yang Senin lalu dimulai di Batam akhirnya usai. Baca Selengkapnya
  • Pembukaan Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga Angkatan IV di BDK Medan

    [Medan] Senin, 22 Mei 2017. Menyusul angkatan sebelumnya, Balai Diklat Keuangan Medan hari ini memulai kembali angkatan keempat Diklat Penyiapan Tenaga Pendamping Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga. Diklat ini meliputi 5 mata pelajaran pokok sebanyak 27 jamlat, dan ceramah 1 jamlat, jumlah keseluruhan yaitu 28 jamlat dan diselenggarakan selama 3 hari diklat mulai pada tanggal 22 s.d. 24 Mei 2017. Pembukaan diklat dilaksanakan di Aula Gedung Kantor BDK Medan oleh Bapak Bimanyu Eka Yuda, selaku Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I Kanwil DJPB Sumatera Utara, dengan didampingi oleh Kepala BDK Medan yang baru yaitu Bapak Harmonis Siregar.   Baca Selengkapnya
  • Seputar Diklat ABK Angkatan II dan DPK IV Khusus Pegawai DJPK

    (Tangerang Selatan) Jumat, 19 Mei 2017 – Untuk kali kedua, Pusdiklat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) menyelenggarakan Diklat Analisis Beban Kerja (ABK) bagi para pelaksana di lingkungan Kementerian Keuangan. Tingginya kebutuhan unit eselon I di lingkungan Kementerian Keuangan bagi para pegawai yang kompeten untuk menganalisis beban kerja di unit masing-masing menjadi dasar bagi penyelenggaraan Diklat ABK oleh Pusdiklat PSDM. Dikuti oleh 23 orang peserta, Diklat ABK Angkatan II dilaksanakan sejak Senin, 15 Mei 2017 dan berakhir pada Jumat, 19 Mei 2017. Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2
  • 3

Portal

CONSCIOUS COMPETENCE LEARNING MODEL

 

CONSCIOUS COMPETENCE LEARNING MODEL

 

(Dari Tidak Menyadari Bahwa Dirinya Tidak Mampu Menuju Kemampuan Yang Tidak Disadari)

 

Oleh :

 

Widyarini, S.Psi.

 

 

Abstrak 

 

Conscious Competence Learning Model (CCLM) menjelaskan bagaimana proses belajar individu dan tahapan-tahapan yang dilaluinya dalam proses pembelajaran tersebut hingga seseorang menguasai suatu kompetensi atau ketrampilan tertentu.  Konsep Conscious Competence Learning Model (CCLM) pada awalnya dicetuskan oleh Abraham Maslow dengan teori Four Statge of Learning, kemudian dikembangkan oleh beberapa praktisi training secara terpisah, salah satunya adalah Noel Burch yang bekerja untuk US Gordon Training International Organisation sekitar tahun 1970-an. Tahapan pembelajaran dalam CCLM terdiri dari : Unconscious Incompetence, Conscious Incompetence, Conscious Competence dan Unconscious Competence.

 

Pada saat proses pembelajaran berlangsung tidak jarang seseorang menemui kesulitan dan hambatan. Kesulitan yang muncul seringkali berkaitan dengan “rasa sulit” yang muncul karena justifikasi yang mereka buat terhadap pengalaman diri sendiri selama mengikuti proses belajar tersebut. Justifikasi terhadap diri sendiri seperti : “Aku tidak mampu melakukannya dengan benar”, atau “Saya tidak cukup bagus melakukannya” atau bahkan “Saya tidak akan pernah bisa mempelajarinya….”, menjadi penghambat mental yang signifikan dalam proses pembelajaran. Perasaan semacam itu muncul karena orang tersebut tidak memahami kondisi kompetensi yang dia miliki saat ini, sehingga dia tidak tahu, kalau mau belajar  mau mulai dari mana. Tulisan ini membahas tentang tahapan belajar, yang awalnya diperkenalkan oleh Abraham Maslow sebagai Four Stage of Learning (Empat tahapan dalam belajar) pada tahun 1940-an.

Pemahaman tentang stage atau tahapan dalam belajar akan membantu seseorang untuk tetap fokus pada apa yang ingin dia capai dalam proses pembelajaran tersebut, tanpa kecemasan atau perasaan negatif tentang bagaimana caranya belajar. Bagi para pendidik, pengajar, fasilitator maupun para trainer, pemahaman terhadap CCLM ini juga sangat penting.  Seringkali para pendidik, pengajar, fasilitator maupun para trainer bertindak terburu-buru dalam memberikan materi pembelajaran atau pelatihan, tanpa berusaha terlebih dahulu memahami kondisi awal para pelajarnya / trainee-nya.  Mereka seringkali beranggapan bahwa para siswanya adalah orang-orang yang sudah mengetahui pengetahuan / ketrampilan apa (kompetensi macam apa) yang mereka butuhkan, dan seberapa banyak yang mereka butuhkan agar mereka bisa efektif.  Padahal bisa jadi diantara calon pelajar atau siswa tidak menyadari sepenuhnya bahwa dia tidak mampu. Dia juga tidak tahu apa relevansinya pengetahuan dan ketrampilan itu dengan dirinya. Akibatnya mereka tidak termotivasi untuk mempelajari suatu pengetahuan dan ketrampilan baru, karena memang tidak tahu apa yang tidak diketahuinya.  

Konsep Four Stage of Learning ini selanjutnya dikembangkan secara terpisah oleh beberapa orang. Beberapa diantaranya menggunakan beberapa istilah yang berbeda, seperti Learning Matrix, Conscious Competence Matrix,atau The Conscious Competence Ladder    meskipun esensinya adalah sama. Salah satu praktisi pelatihan yang mengembangkan konsep ini  adalah Noel Burch yang bekerja untuk US Gordon Training International Organisation pada tahun 1970-an. Noel Burch menggunakan terminologi Consious Competence Learning Matrix (CCLM) sedangkan W Lewis Robinson, menggunakan istilah 'conscious competence' . Dan ternyata pada tahun 1969 Martin M Broadwell juga pernah menjelaskan konsep 'conscious competence' model, dalam artikelnya yang berjudul 'Teaching for Learning'. Dalam naskah ini, penulis menggunakan istilah Consious Competence Learning Model (CCLM).  

Conscious Competence Learning Model (CCLM) menjelaskan tentang bagaimana individu belajar dan tahapan-tahapan yang dilalui dalam proses pembelajaran tersebut hingga seseorang menguasai suatu kompetensi tertentu. Untuk mengetahui lebih lanjut silahkan unduh file yang menyertai artikel ini

 

 

 

Diklat Terkini

Artikelindeks

  • RUP : Langkah Strategis KPA Di Awal Tahun Anggaran

    Oleh :  Bambang Sancoko (Widyaiswara Ahli Madya pada Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan) Abstrak Tulisan ini menganalisis faktor-faktor penting yang berkaitan dalam penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP) oleh seorang Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).  RUP merupakan dokumen yang harus dibuat KPA dan menjadi dasar pelaksanaan pengadaan barang/jasa dalam rangka pelaksanaan anggaran.  Seringkali penyusunan RUP tidak sinkron dengan rencana pelaksanaan kegiatan pada satuan kerja.  Hal inilah yang menyebabkan pengadaan barang/jasa tidak berjalan dengan baik.  Akibatnya adalah pelaksanaan kegiatan tidak berjalan dengan baik dan pelaksanaan pembayarannya pun mengalami kendala.  Oleh karena itu pemahaman yang baik atas penyusunan RUP harus dimiliki oleh seorang KPA. Kata Kunci :  RUP, pengadaan, rencana pelaksanaan kegiatan. Baca Selengkapnya
  • Tidak Mudah Menjadi Pemimpin

    Oleh: Tony Rooswiyanto Widyaiswara Pusdiklat PSDM “We don’t do things because they are easy; we do them because they are difficult.” -       John F. Kennedy Mengapa tidak mudah menjadi pemimpin? Mungkin Anda masing-masing bisa memberikan jawaban. Setiap orang bisa saja mengatakan setuju atau sebaliknya tidak setuju. Masing-masing pasti punya argumentasi dan ini sangat tergantung pada pengetahuan, pengalaman dan keyakinannya. Penulis termasuk orang yang setuju dengan judul di atas. Baca Selengkapnya
  • Cara Mudah Memahami Pembuatan Laporan Arus Kas dengan Metode Tidak Langsung pada Bagian Aktivitas Operasi

    Oleh: Reza Abdillah Manurung Pelaksana pada Balai Diklat Keuangan Pekanbaru   Weygandt, Kimmel, Kieso dalam Accounting Principles 10th edition menyatakan Statement of Cash Flows reports the cash receipts, cash payments, and net change in cash resulting from operating, investing, and financing activities during a period. Dapatlah kita artikan Laporan Arus Kas adalah laporan keuangan yang melaporkan penerimaan kas, pembayaran kas, dan perubahan kas bersih yang berasal dari tiga aktivitas yaitu aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan dalam satu periode. Dua metode dalam menyajikan laporan keuangan yaitu metode langsung (direct method) dan metode tidak langsung (indirect method). Kedua metode ini berbeda pada penyajian arus kas dari aktivitas operasi. Sedangkan untuk arus kas dari aktivitas investasi dan pendanaan disajikan sama untuk kedua metode tersebut. Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016